Pramugari Ini Dipukuli Pejabat Gara-Gara Minta Ponsel Dimatikan

Seorang Pramugari maskapai penerbangan Sriwijawa Air dipukul oleh seorang pejabat Pemerintah Provinsi Bangka Belitung gara-gara meminta handphonenya dimatikan. Pramugari melaporkan tindakan Zakaria Umarhadi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Daerah Provinsi Bangka Belitung, itu ke Polsek Pangkalan Baru, Bangka, Rabu (5/6/2013) pukul 20.00 WIB

Pramugari yang akrab disapa Febby ini mengaku dua kali dipukul Zakaria. Ia menduga pemukulan dilakukan karena ia menegur Zakaria supaya mematikan ponselnya di dalam pesawat yang hendak take-off di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

“Sebelum saya menegur, rekan sesama pramugari lainnya juga sudah menegur. Karena saat itu pesawat sudah siap untuk terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang. Tapi saat saya menegur dengan bahasa yang menurut saya sudah sopan, bapak-bapak yang belakangan pejabat di Provinsi Bangka Belitung itu malah marah-marah. Bahasanya kasar dan tidak sopan,” tutur Febriyani.

“Saya dipukul menggunakan koran yang digulung, yang ukurannya hampir sama dengan kepalan tangan. Sesudah dipukul pertama kali, saya mencoba lari. Tapi dikejar lalu didorong. Setelah itu saya dipukul lagi. Pukulan itu mengenai telinga dan ada bekas memarnya di balik telinga,” kata Febriyani.

Sumber berita dari Kompas

 

Info Terkait :

4 Comments

  1. fauzi 10 Juni , 2013 Reply
  2. Shela 27 Juni , 2013 Reply
  3. Yenky 5 Juli , 2013 Reply
  4. Yenky 5 Juli , 2013 Reply

Leave a Reply