Lion Air

pesawat-lion-airLion Air secara resmi berdiri pada bulan Oktober 1999 namun baru beroperasi pada bulan Juni 2000. Pada awal beroperasinya, Lion Air  hanya menggunakan sebuah pesawat jenis Boeing 737-200. Maskapai ini terkenal dengan tarifnya yang murah dan merupakan maskapai pertama di Asia yang memberlakukan dua kelas, yakni bisnis dan ekonomi.

Agar Lion Air bisa memberikan pelayanan bertarif murah, pesawat yang dipakai oleh maskapai ini didominasi jenis MD-80 yang terkenal lebih efisien dan mampu memberikan kenyamanan.

Rute Penerbangan

Rute penerbangan domestik yang dilayani Lion Air antara lain  Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Bengkulu, Jambi, Batam, Pangkal Pinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Denpasar, Sumbawa, Mataram, Bima, Kupang, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Pontianak, Makasar, Manado, Gorontalo, Palu, Luwuk, Kendari, Ujung Pandang, Tahuna, Ternate, Ambon, Tual, Sorong, Fak Fak, Kaimana, Nabire, dan Jayapura.

Untuk rute penerbangan internasional di antaranya Singapura, Malaysia (Penang dan Kuala Lumpur), dan Vietnam (Ho Chi Minh).

lion_air

Armada Penerbangan

Hingga tahun 2005, Lion Air telah memiliki 24 armada yang terdiri dari 19 seri Mc Donnell Douglas MD-82 dan 5 pesawat jenis DHC-8-301.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanannya, sejak tahun 2007 Lion Air telah memesan 178 unit pesawat jenis Boeing 737-900ER yang telah dikirim secara bertahap hingga tahun 2014 nanti. Bahkan Lion Air dengan armada barunya yakni pesawat Boeing 747-400, juga berencana melayani rute penerbangan umroh dan haji yang selama ini didominasi oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.

Sejumlah kecelakaan juga pernah dialami oleh Lion Air meskipun tidak sampai menelan korban jiwa yang signifikan. Salah satu kecelakaan yang pernah menimpa Lion Air hingga menyebabkan sejumlah penumpangnya tewas adalah yang terjadi pada tanggal 30 Nopember 2004. Lion Air dengan pesawat MD-82 untuk rute penerbangan Jakarta-Solo-Surabaya tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Adi Sumarmo Solo sehingga menyebabkan 26 penumpangnya tewas.

pramugari-Lion-Air

Untuk bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Lion Air, Anda bisa menghubungi call center di line telepon (+6280) 4177 8899, (+6221) 6379 8000, (+6221) 6387 1111, (+65) 6339 1922 (Singapura). Untuk layanan pelanggan bisa Anda hubungi di line telepon (+6221) 633 8345 atau SMS (+6281) 9222 9999. Bisa pula Anda mengunjungi websitenya: http://wwww.lionair.co.id/

Info Terkait :

198 Comments

  1. Anonymous 17 Juli , 2012 Reply
  2. Anonymous 23 Juli , 2012 Reply
  3. Anonymous 27 Juli , 2012 Reply
  4. Anonymous 6 Agustus , 2012 Reply
  5. Anonymous 12 Agustus , 2012 Reply
  6. Anonymous 5 September , 2012 Reply
  7. Anonymous 13 September , 2012 Reply
  8. Anonymous 14 September , 2012 Reply
  9. Anonymous 24 September , 2012 Reply
  10. Anonymous 27 September , 2012 Reply
  11. pak.sucipto 12 Oktober , 2012 Reply
  12. elliza ariftiani 22 Oktober , 2012 Reply
  13. Anang Yulianto 24 Oktober , 2012 Reply
  14. eko 1 Maret , 2013 Reply
  15. retno 31 Maret , 2013 Reply
  16. indri agustia 22 April , 2013 Reply
  17. darto 21 Agustus , 2013 Reply
  18. dewi 23 April , 2014 Reply

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *