Bagaimana Cara Membuat Visa Schengen ?

Cara Membuat Visa Schengen

Lambang Schengen

Ingin buat visa Schengen untuk liburan anda ? pasti banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi. terutama kalau anda belum berpengalaman pergi ke Eropa. Membuat visa liburan ke luar negeri memang satu proses yang rumit dan memakan waktu. Lebih khusus untuk visa Schengen.Karena 26 negara Eropa yang tergabung didalamnya jadikan pembuatan visa lebih ketat. Visa schengen terdiri dari berbagai jenis. Bagaimana cara membuatnya tergantung tujuan. Namun begitu ada tips dan strategi untuk dapatkan visa Schengen idaman.

Apa itu Schengen ?

Sebelumnya Kita lihat dulu apa itu Schengen :
Schengen Area adalah daerah di Eropa dengan sejumlah negara sebagai anggotanya. Negara-negara Schengen di Eropa ini tergabung membuat satu kesepatakan. Bahwa tidak ada kontrol paspor atau kontrol yang lain diperbatasan negara masing-masing. Jadi lalu lintas antar negara ini sangatlah bebas. Baik lalu lintas angkutan maupun orang. Dengan perjanjian ini sangatlah mudah adanya pergerakan penduduk di negara-negara anggota.

Sedang untuk penduduk diluar negara anggota, jika ingin berkunjung ke salah satu negara anggota Schengen maka harus tetap membuat visa. Walau demikian visa ini cukup satu buah dan bisa dipakai untuk seluruh negera anggota Schengen. Jadi bila anda ingin berkunjung ke Eropa mengunjungi  negara Belanda terus ke Belgia, lalu singgah ke Paris. Kemudian anda pergi belanja ke Milan di Italia, anda cukup buat visa untuk salah satu negara tersebut. Enak bukan ?

Anggota Schengen Area

Terus mana saja negara-negara anggota Schengen Area ? Pada saat tulisan ini dibuat ada 26 negara Eropa tergabung didalamnya. Ya dua puluh enam negara. Artinya bila anda sudah masuk ke salah satu negara tersebut, selanjutnya anda bebas menjelajahi negara anggota Schengen lainnya. Luar biasa !. Berikut daftar negara anggota Schengen :

  1. Belanda
  2. Belgia
  3. Luxemburg
  4. Perancis
  5. Italia
  6. Swis
  7. Jerman
  8. Ceko
  9. Estonia
  10. Yunani
  11. Finlandia
  12. Islandia
  13. Spanyol
  14. Portugal
  15. Malta
  16. Swedia
  17. Norwegia
  18. Latvia
  19. Lituania
  20. Polandia
  21. Slovakia
  22. Hungaria
  23. Denmark
  24. Slovenia
  25. Liechtenstein
  26. Austria.

Seperti terlihat Inggris walau anggota Uni Eropa tapi tidak termasuk Schengen Area, jadi anda harus buat visa terpisah.

Maka tidak heran bila membuat visa Schengen itu sangatlah ketat aturanya. Karena bila visa ini keluar, bisa dipakai ke puluhan negara. Tentu pemerintah setempat tidak ingin ada orang yang tak bertanggung jawab keloyoran seenaknya keluar masuk suatu negara.

Cara membuat Visa Schengen

Oke sekarang giliran membuat Visa Schengen. Bagaimana caranya ? berikut adalah tahapan membuat visa yang harus anda perhatikan.

  • Tentukan Negara Tujuan Utama : Karena anda hanya cukup mendapatkan visa dari satu negara, jadi fokus pada tujuan utama perjalanan anda. Tujuan utama disini biasanya tempat    pertama kali pesawat mendarat. Dan berdasar pengalaman negara yang paling mudah untuk dapat visa Schengen adalah Belanda. Kenapa ? Karena ada faktor urusan batin. Sudah dari dulu ada hubungan, walau hubungan yang tidak baik. Namun bekas masih ada. Buktinya banyak orang Indonesia tinggal di Belanda. Toko, warung dan restoran Indonesia bertebaran disana. Tidak heran bila orang Indonesia sering datang berkunjung. Ditambah lagi alam dan negara yang indah menjadi daya tarik tersendiri. Jadi, Belanda adalah sasaran utama. Anda bisa ke negera lain seperti Jerman, Perancis atau Italia.  Pastikan negara yang dituju punya perwakilan di Indonesia. Seperti Kedutaan, Konsulet atau Atase. Ini untuk memudahkan pembuatan visa nantinya.
  • Siapkan Dokumen yang dibutuhkan. Setiap negara punya  syarat dan ketentuan berbeda untuk ajukan visa. Tapi pada kebanyakan  persyaratan adalah tergantung tujuan anda. Mau bisnis atau liburan ?
  • Bisnis : Siapkan surat undangan kerja dari pihak pengundang di negara tujuan. Dan tentunya juga surat keterangan bekerja dari tempat kerja.
  • Liburan : ini juga ada dua jenis. Liburan sendiri, atau liburan disponsori, misalnya oleh saudara atau teman yang telah tinggal di salah satu negara  Schengen.
    • Untuk liburan sendiri anda diwajibkan punya bukti penghasilan, berupa struk gai 3 bulan terakhir, surat keterengan kerja atau kuliah. dan tabungan yang cukup. Untuk diketahui diharapkan anda punya uang cukup untuk bisa hidup selama anda di wilayah Schengen. Katakan anda mau pergi selama 30 hari. Uang taraf hidup di negera tujuan adalah €50/hari. Berarti anda harus punya uang minimal €50×30 = €1500. Pada prakteknya uang ditabungan haruslah cukup besar. Rp.50.000.000 merupakan angka standar. Pastikan rekening koran anda juga harus bagus. Jangan dengan tiba-tiba ada uang Rp.50 juta, tapi 3 bulan ke belakang cuma saldo Rp.50.000 di rekening. Itu mencurigakan.
    • Untuk disponsori. Berarti anda ditanggung oleh pihak sponsor, misalnya keluarga. Dengan ini penghasilan sponsor harus diberitahukan pada Kedutaan tempat visa dibuat.
  • Tiket pesawat. Ini juga harus anda serahkan. tiket pesawat internasional tidak harus anda beli dahulu, tapi biasanya cukup bookingan saja. Karena sekarang bookingan tiket pesawat itu susah, jadi anda bisa minta ke travel agen untuk melakukannya. Bila tidak bisa coba kontak pihak maskapai untuk booking. Jika tidak bisa sama sekali, bisa buat data penerbangan yang ingin dinaiki.  Pada kesempatan tertentu anda sangat yakin akan dapat visanya, bisa langsung beli tiket pesawatnya. Ini juga akan menambah tingkat keberhasilan terdapatnya visa Schengen. resikonya bila visa ditolak berarti tiket pesawat hangus, atau dikembalikan lagi dengan potongan harga.
  • Hotel. tempat menginap juga penting jadi harus dijelaskan dimana anda akan menginap. Detail perjalanan harus diserahkan. Bila anda menginap ditempat saudara, pastikan ada surat garansi yang telah dibuat oleh pemerintah setempat atas nama saudara anda. Bahwa dia sanggup menanggung seluruh akomodasi selama liburan.
  • Uang. Harga visa sangat beragam. dari muali €60 sampai dengan jutaan rupiah. Ini tergantung di negera mana dan tujuan anda buat visanya.
  • Selain dokumen diatas, anda juga harus siapkan,Paspor, KTP, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan Pas poto.
  • Asuransi Perjalanan. Ini juga sangat penting. Gunanya adalah untuk mengcover biaya kesehatan saat anda liburan. Banyak yang bisa tawarkan paket Asuransi Perjalanan. salah satu yang besar dan  berpengalaman adalah AXA. Anda bisa urus secara online. Karena kantornya di Eropa jadi kalau terjadi sesuatu enak claimnya. Berdasar pengalaman, kalau penyedia asuransi dari Indonesia akan rumit dan lama prosesnya, karena harus konfirmasi dari Indonesia ke agen asuransi, ke rumah sakit dan sebaliknya.

Ringkasan :

Jadi untuk memudahkan berikut daftar yang dibutuhkan pada saat pengajuan pembuatan Visa Schengen di Kedutaan Besar Belanda di Kuningan Jakarta :

  1. Paspor : Minimal masa berlaku 6 bulan
  2. Pas Foto : Harus jelas dan formal, anda juga bisa buat di area Kedutaan Belanda
  3. Formulir Pendaftaran Pengajuan Pembuatan Visa.  Diisi dan ditanda tangani. Bisa saat pembuatan atau anda download dan isi sendiri. Formulir  Visa Schengen Dowload disini :
  4.  Harga Visa
    1. EUR 60 untuk orang berusia diatas 12 tahun; dibayar dalam rupiah saat kurs hari itu
    2. EUR 35 untuk anak-anak berusia antara 6 sampai 12 tahun; dibayar dalam rupiah dalam kurs yang berlaku saat itu.
  5. Reservasi Tiket Pesawat : Pada data tiket reservasi harus tertera dengan jelas  tanggal pergi dan pulang, Ingat tiket pesawat tidak harus dibeli. Anda disarankan tidak membeli sebelum visa disetujui.  Karena bila visa ditolak, tiket pesawat bisa hangus.
  6. Asuransi Perjalanan. Masa berlaku polis asuransi harus untuk seluruh periode perjalanan di wilayah Schengen. Dan minimal nilai pertanggungan adalah sebesar €30.000,- termasuk pengobatan – dan biaya repatriasi (biaya pemulangan ke negara asal bila terjadi musibah). Foto kopi polis harus dilampirkan dalam permohonan. Dan sertakan polis asli dalam berkas.
  7. Bukti Status Keuangan
    • Jika anda membiayai sendiri biaya perjalanan, maka maka diwajibkan mempunyai minimal €34 per hari selama waktu perjalanan
    • Jika pakai Sponsor di Belanda. Maka dia harus mempunyai minimum penghasilan dan berlaku 12 bulan kedepan saat permohonan visa diajukan. Untuk lihat daftar dan nilai penghasilan bisa lihat ditabel berikut : http://.ind.nl/leges/tabel-normbedragen-voldoende-geld.aspx
    • Anda serahkan Bukti keuangan dalam bentuk fotokopi dari rekening bank/ buku bank 3 bulan terakhir dan/ atau slip gaji 3 bulan terakhir. Sertakan juga Surat Keterangan Bekerja atau bukti pendaftaran pada Kamar Dagang Belanda / KVK bagi para pebisnis di Belanda.

    negara-schengen-area

 

  1. Dokumen Yang harus dibawa :

    Untuk Liburan

    1. Bukti anda menginap berupa booking hotel selama berada diseluruh wilayah Schengen
    2. Surat keterangan kerja dari perusahaan atau  instansi . Bagi pengusaha : surat bukti pemilikan usaha (S.I.U.P.)

    Berkunjung pada keluarga atau teman:

    1. Bila sponsor anda tinggal di Belanda; maka harus dilengkapi dengan undangan yang dilegalisasi oleh kotamadya dimana sponsor anda tinggal. istilahnya kotamadya = Gemeente. Undangan (Garantie Verklaring) bisa didapat di kotamadya dimana sponsor anda tinggal;
    2. Apabila sponsor anda tinggal di Belgia; maka harus dilengkapi dengan undangan yang dilegalisasi oleh kotamadya dimana sponsor anda tinggal (yang juga dikenal sebagai lampiran 3bis). Undangan bisa didapat di kotamadya dimana sponsor anda tinggal;
    3. Jika sponsor anda tinggal di Luxemburg; maka harus dilengkapi dengan undangan yang dilegalisasi oleh kotamadya dimana sponsor anda tinggal dan ditandatangani oleh kantor visa Luxemburg. Undangan bisa didapat di kotamadya dimana sponsor anda tinggal;
    4. Surat undangan pribadi dari sponsor anda yang menerangkan latar belakang hubungan kekeluargaan anda dengan sponsor. Sertakan juga informasi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas biaya perjalanan dan biaya selama anda berada berkunjung
    5. Bukti keuangan anda dan/ atau sponsor anda; dari orang yang membiayai biaya perjalanan dan biaya selama anda berada disana (fotokopi rekening bank/ buku bank 3 bulan terakhir dan/ atau slip gaji 3 bulan terakhir)
    6. Fotokopi paspor dan izin tinggal (Verblijfsvergunning) dari sponsor anda dan suami/  istrinya dan/ atau keluarga yang akan dikunjungi
    7. Surat keterangan kerja atau bukti pemilikan usaha (S.I.U.P.)
    8. Bukti booking hotel, bila diperlukan
    9. Sertakan Dokumen-dokumen penguat lain yang dapat membuktikan hubungan keluarga

    Keperluan Bisnis:

    1. Surat Undangan dari sponsor anda (mengenai latar belakang hubungann bisnis, maksud kunjungan dan keterangan mengenai siapa yang membiayai biaya perjalanan dan biaya selama anda berada disana)
    2. Surat keterangan kerja atau Surat Bukti pemilikan usaha (S.I.U.P.)

    Untuk anak dibawah umur bagaimana ?

    • sertakan akte kelahiran asli dan fotokopinya
    • buku atau akte perkawinan/ buku nikah dari orang tua, asli dan fotokopi
    • surat izin dari orang tua yang tidak ikut bepergian, dilegalisasi oleh kantor catatan sipil atau notaris
    • fotokopi paspor dari orang tua yang tidak ikut bepergian
    • jika salah seorang atau kedua orang tua meninggal dunia: akte kematian asli dan fotokopi
    • jika hak perwalian anak ada pada salah satu orang tua: keputusan hak perwalian anak dari pengadilan asli dan foto kopi

    Catatan penting: dokumen-dokumen asli diatas dapat saja diminta pada saat masuk wilayah Schengen. Utamanya bila anak tidak bepergian dengan orang tua, atau orang tua tidak lengkap (ibu atau ayah saja) akan banyak pertanyaan muncul. Jadi harus hati-hati dan sebisa mungkin lengkapi dokumen yang dibutuhkan.

    Jika suami/ istri yang ikut bepergian adalah warganegara Belanda yang tinggal tetap di Indonesia:

    1. Fotokopi paspor
    2. Fotokopi KITAS
    3. Anda tidak perlu sponsor di Belanda. Tetapi harus dijelaskan alamat tempat menginap di Belanda dan hubungan dengan orang-orang yang tinggal di alamat tersebut.

    Demikian tadi daftar list yang sangat pangjang. Jika anda sampai pada akhir kalimat ini berarti anda telah sedikit paham. Jika tidak baca lagi dan pahami, apabila ada pertanyaan silahkan ajukan pada kolom komentar dibawah ini :

    Dapat saja pihak kedutaan besar meminta dokumen-dokumen tambahan atau wawancara tambahan. Anda akan diinformasikan secara lisan atau tertulis.

Tulisan kedepan akan diterangkan cara teknis pembuatan visa schengen.

 

 

 

 

Info Terkait :

Leave a Reply