Pesawat Buatan Habibie, R80 Mulai Dibuat Tahun 2016

pesawat-r80-buatan-habibiePesawat terbang yang jadi kebanggaan nasional era tahun 1990-an akan dihidupkan kembali. Adalah model pesawat buatan IPTN atau sekarang menjadi Pt Dirgantara Indonesia tipe N250 yang sempat menjadi perhatian dunia waktu itu. Oleh sebab krisis ekonomi yang menghantam Asia pada 1998 mengakibatkan proyek bergengsi ini harus dibatalkan.

Kini setelah sekian  lama menunggu, lanjutan tipe pesawat akan dibuat lebih bagus dan lebih besar. Pesawat dengan kode R80, kepanjangan dari Regio Prop 80 ditargetkan mulai diproduksi tahun depan.

Adalah PT Regio Aviasi Industri punya Ilham Habibie yang akan menangani proyek ini. Jadi bukan melalui uang APBN. Karenanya pihak swasta sangat diinginkan untuk bisa berinvestasi membangun impian ini menjadi kenyataan.

Saat ini hal yang masih perlu dilakukan adalah proses pemilihan komponen seperti jenis mesin dan sistem pengendalian pesawat. Adapun pesawat R80  ditargetkan terbang mulai tahun 2019. Sedang sertifikasi dan penyempurnaan sekitar 2 tahun. Jadi diharapkan tahun 2021 sudah bisa terbang dan dipakai secara komersil oleh berbagai pihak.

Walau masih tahap dini namun projek besutan orang terpintar di Indonesia ini sudah banyak menarik minat industri penerbangan dalam negeri. Terbukti setidaknya sudah ada 3 maskapai penerbangan nasional yang sudah memesan. Tidak tanggung-tanggung, jumlah pesanan sudah mencapai 145 unit. Adalah maskapai Kalstar Indonesia, Nam Air dan Trigana Air yang sudah beraksi memesan armada pesawat yang dikhususkan untuk rute penerbangan pendek.

Dengan jumlah kursi memuat 80 orang dan landasan pacu yang pendek, Jenis pesawat ini akan sangat cocok digunakan pada negara kepulauan seperti Indonesia. Atau dipakai sebagai penerbangan perintis pada wilayah Indonesia bagian timur yang terkenal dengan hutan belantara dan pegunungan yang menghampar disegala penjuru.

Meski memakai banyak komponen dalam negeri, untuk masalah mesin mereka akan bekerja sama dengan pembuat mesin pesawat yang sudah kondang dan mumpuni seperti Roll Royce dari Inggris. Berikutnya produsen mesin Pratt and Whitney dan General Electric asal Amerika Serikat.

Kenapa banyak yang berminat dengan pesawat ini ? Tidak lain karena dia memiliki keunggulan dibanding pesawat sejenis yang telah beredar dipasar. Saingan terdekat adalah pesawat ATR 72 dan Bombardier Q400.

Pesawat R80memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pesawat lain, di antaranya lebih besar dan hemat dalam penggunaan bahan bakar.

Keuntungan lain, pesawat ini juga unggul di aerodinamika, kenyamanan dalam kabin pesawat, material lebih modern. Tapi yang paling penting lebih hemat 10-15 persen bahan bakar dibanding pesawat ATR.  Ini diungkapkan oleh Ilham Habibie selaku pimpinan PT Regio Aviasi Industri

Dengan keunggulan tersebut, Ilham mengatakan belum menentukan harga pasti untuk R80 karena belum menentukan mesin dan komponen-komponen yang akan dipakai. Namun, ia memperkirakan akan dibanderol sebesar 22 hingga 25 juta dollar AS per unit.

Jadi sementara kita tunggu sepak terjang pesawat kebanggan nasional ini. Semoga semua lancar dan bisa dikerjakan tepat waktu. Karena masalah sumber daya manusia Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Hanya soal pola pikir dan kebiasaan orang Indonesia yang harus dirubah. Produk dalam negeri anak bangsa juga bisa berkualitas baik dan diakui dunia Internasional. Kita harusnya siap menerima dan menghargai dengan cara mendukungnya.

Info Terkait :

One Response

  1. info mobil baru 30 September , 2015 Reply

Leave a Reply