Bandar Udara

Temindung Samarinda

Bandar Udara
Kamis, 25 Agustus 2011 14:47

temindung samarindaSamarinda merupakan ibu kota Propinsi Kalimantan Timur yang jumlah penduduknya terbesar di seluruh Pulau Kalimantan. Kota Samarinda dilalui oleh Sungai Mahakam dan menjadi pintu gerbang menuju pedalaman Kalimantan Timur. Kota Samarinda pada awalnya merupakan bagian dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Mayoritas areanya berupa lahan persawahan dan ladang milik penduduk.

 

Sarana transportasi yang biasa digunakan masyarakat di kota ini berupa transportasi darat, laut, dan juga udara. Untuk menjangkau daerah pedalaman Kalimantan Timur, masyarakat di sana sudah bisa mengandalkan transportasi udara. Satu-satunya bandar udara yang terdapat di Samarinda adalah Bandara Termindung (SRI) yang terletak di pusat kota Tepian. Bandara ini hanya melayani rute penerbangan domestik saja.


Maskapai yang melayani rute penerbangan domestik melalui Bandara Termindung hanya Kalstar Aviation (Balikpapan, Berau, Nunukan, Tarakan) dan Susi Air (Balikpapan, Datah Dawai, Long Apung, Melak). Selama ini Bandara Termindung memang hanya melayani rute-rute di daerah pedalaman Kalimantan Timur dan Kota Balikpapan saja. Meskipun demikian, Bandara Termindung akan menambah rute baru mulai pertengahan bulan Pebruari tahun ini.

 

Di antaranya Samarinda - Long Apung, Samarinda - Datah Dawai, dan Datah Dawai - Melak. Rute baru tersebut akan menggunakan pesawat jenis CASA 212 dengan kapasitas 20 tempat duduk. Selain itu, akan dibuka pula rute penerbangan Samarinda – Balikpapan – Tana Toraja serta rute perintis Samarinda – Toli-Toli dan Samarinda – Mamuju. Pada tahun ini jumlah penumpang yang menggunakan jasa Bandara Termindung ditargetkan mengalami peningkatan sebesar 10-15%.


Bandara Termindung hanya memiliki dua terminal, yakni terminal kedatangan dan terminal keberangkatan. Jumlah penumpang di masing-masing terminal ada kecenderungan mengalami kenaikan. Selama ini pengelolaan Bandara Termindung diserahkan kepada UPT Bandara Termindung Departemen Perhubungan. Landasan pacu Bandara Termindung tergolong pendek, hanya sekitar 1 Km saja. Oleh karena itu jenis pesawat berbadan besar tidak bisa mendarat di bandara ini.

 

Alternatifnya adalah dengan membangun bandara baru. Upaya pembangunan bandara baru saat ini sedang berlangsung. Yakni pembangunan Bandara Sungai Siring yang terletak di Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.

 

Pattimura dan Bandar Udara di Maluku

Bandar Udara
Kamis, 25 Agustus 2011 14:46

bandara pattimuraBandar udara internasional satu-satunya yang terdapat di Maluku adalah Bandara Pattimura (AMQ). Bandara ini terletak di kota Ambon, tepatnya 38 Km dari pusat kota Ambon. Kota Ambon sebagai ibu kota Propinsi Maluku merupakan kota terbesar di kepulauan Maluku. Selain itu, Kota Ambon juga menjadi pusat pariwisata, pendidikan, sekaligus pelabuhan di propinsi tersebut.


Selama ini Bandara Pattimura dikelola oleh PT. Angkasa Pura I. Sejumlah fasilitas yang terdapat di bandara tersebut berupa ATM, executive lounge, tempat ibadah, restoran, kafe, fasilitas keimigrasian, tempat karantina, gedung bea cukai, gedung kargo, restoran, telepon umum, serta kantor pos. Bandara Pattimura kini juga dilengkapi dengan dua garbarata sehingga semakin memudahkan penumpang untuk naik maupun turun dari pesawat menuju ke ruang tunggu.

 

Perluasan terminal juga dilakukan, yakni dengan menambah gate D. Kondisi landasan pacunya kini dinilai sudah memadai karena telah dilengkapi dengan sejumlah sistim instrumen pendaratan. Dengan pembenahan tersebut diharapkan ada maskapai penerbangan internasional yang singgah maupun berangkat langsung dari Bandara Pattimura.


Adapun maskapai yang beroperasi di Bandara Pattimura antara lain Batavia Air (Jakarta, Surabaya), Garuda Indonesia (Jakarta, Makasar, Surabaya), Lion Air (Fakfak, Jakarta, Kaimana, Langgur, Sorong, Surabaya, Makasar), Wings Air (Makasar, Surabaya, Langgur, Nabire, Manokwari), Merpati Nusantara Airlines (Ternate, Neira, Wahai, Dobo, Langgur), Sriwijaya Air (Jakarta, Makasar, Surabaya), Trigana Air Service (Langgur, Sanana, Saumlaki, Ternate, Dobo), Xpressair (Langgur, Saumlaki, Sanana, Dobo).

 

Sarana transportasi publik yang bisa Anda gunakan menuju bandara ini antara lain berupa taksi bandara, bus DAMRI, dan angkutan umum. Informasi lebih lanjut mengenai Bandara Pattimura bisa Anda dapatkan di kantornya yang beralamat di Jl. Dr. Leimena Ambon atau di nomor telepon (0911)323770, 323771.


Selain bandara internasional, di Maluku juga terdapat sejumlah bandara domestik yang tersebar di beberapa kota. Di antaranya Bandara Amahai (AHI) di Masohi, Bandara Bandaneira (NDA) di Banda, Bandara Dobo (DOB) di Kepulauan Aru, Bandara Dumatubun (LUV) di Langgur, Bandara Emalamo (SQN) di Sanana, Bandara Gamarmalamo (GLX) di Galela, Bandara Gebe (GEB) di Gebe, Bandara Kuabang (KAZ) di Tobelo, Bandara Mangole (MAL) di Mangole, Bandara Namlea (NAM) di Namlea, Bandara Namrole (NRE) di Namrole, Bandara Nangasuri (BJK) di Benjina, Bandara Sultan Babullah (TTE) di Ternate, Bandara Taliabu (TAX) di Taliabu, Bandara Wahai (WHI) di Pulau Seram, dan Bandara Buli di Maba.

 

Bandar Udara di Papua

Bandar Udara
Kamis, 25 Agustus 2011 14:39

bandara papuaAda sejumlah kota di Papua yang memiliki bandara, baik untuk penerbangan internasional maupun domestik. Untuk penerbangan internasional antara lain (1) Bandara Sentani (DJJ) di Jayapura. Maskapai yang beroperasi di bandara ini yakni Batavia Air, Garuda Indonesia, Merpati Nusantara Airlines, Lion Air, Expressair, Air Efata; (2) Bandara Frans Kaisiepo (BIK) di Biak. Sejumlah maskapai yang melayani rute penerbangan melalui bandara ini antara lain Garuda Indonesia, Interisland Airlines, Merpati Nusantara Airlines, Susi Air; (3) Bandara Mozes Kilangin (TIM) di Timika; (4) Bandara Mopah (MKQ) di Merauke.


Adapun bandara dengan rute penerbangan domestik tersebar di banyak wilayah di Papua. Di antaranya adalah sebagai berikut: Bandara Abresso (RSK) di Manokwari, Bandara Anggi (AGD) di Anggi, Bandara Apalapsili (AAS) di Jayawijaya, Bandara Arso (ARJ) di Arso, Bandara Ayawasi (AYW) di Sorong, Bandara Babo (BXB) di Babo, Bandara Bade (BXD) di Merauke, Bandara Batom (BXM) di Pegunungan Bintang, Bandara Bintuni (BXT) di Bintuni, Bandara Bokondini (BUI) di Jayawijaya,

Bandara Dabra (DRH) di Puncak Jaya, Bandara Elilim (ELR) di Jayawijaya, Bandara Enarotali (EWI) di Enarotali, Bandara Ewer (EWE) di Merauke, Bandara Illaga (ILA) di Paniai, Bandara Ilu (IUL) di Puncak Jaya, Bandara Inanwatan (INX) di Inanwatan, Bandara Jeffman (SOQ) di Sorong, Bandara Yemburwo (FOO) di Numfor Timur, Bandara Kambuaya (KBX) di Sorong Selatan, Bandara Kamur (KCD) di Asmat, Bandara Karubaga (KBF) di Jayawijaya, Bandara Kebar (KEQ) di Manokwari, Bandara Kelila (LLN) di Jayawijaya, Bandara Kepi (KEI) di Merauke,

Bandara Kimaan (KMM) di Merauke, Bandara Kokonao (KOX) di Mimika,  Bandara Lereh (LHI) di Jayapura, Bandara Mararena (ZRM) di Sarmi, Bandara Merdey (RDE) di Manokwari, Bandara Mindiptana (MDP) di Boven Digoel, Bandara Moanamani (ONI) di Dogiyai, Bandara Mulia (LII) di Pucak Jaya, Bandara Oksibil (OKL) di Pegunungan Bintang, Bandara Pulau Gag (GAV) di Raja Ampat, Bandara Rendani (MKW) di Manokwari, Bandara Senggeh (SEH) di Keerom, Bandara Senggo (ZEG) di Mappi, Bandara Sinak (NKD) di Puncak Jaya, Bandara Sudjarwo Tjondronegoro (ZRI) di Serui,

Bandara Tanah Merah (TMH) di Tanah Merah, Bandara Teminabuan (TXM) di Teminabuan, Bandara Tiom (TMY) di Jayawijaya, Bandara Torea (FKQ) di Fakfak, Bandara Ubrub (UBR) di Keerom, Bandara Utarom (KNG) di Kaimana, Bandara Waghete (WET) di Deiyai, Bandara Wamena (WMX) di Wamena, Bandara Waris (WAR) di Keerom, Bandara Waisor (WSR) di Waisor, Bandara Yuruf (RUF) di Jayawijaya, Bandara Zugapa (UGU) di Paniai, dan Bandara Domine Eduard Osok (SOQ) di Sorong.

Wilayah Papua yang luas menjadikan transportasi udara adalah sarana yang paling sering digunakan, lebih  mudah dan cepat untuk mencapai tujuan, oleh karena itu banyak sekali bandara/bandara kecil terutama disekitar area pegunungan. Pesawat yang dipakaipun kebanyakan adalah jenis propeller dengan kapasitas tempat duduk yang terbatas.

Baik penerbangan reguler ataupun charter melayani rute-rute di Papua, namun dari kebanyakan itu charter adalah metode yang sering dipakai, apalagi untuk keperluan bisnis, Ini adalah cara yang paling sering digunakan.

 

Selaparang Mataram

Bandar Udara
Kamis, 25 Agustus 2011 14:38

bandara selaparangMataram sebagai ibu kota Propinsi Nusa Tenggara Barat merupakan kota terbesar di Pulau Lombok. Sebelum terjadi pemekaran di wilayah tersebut, Mataram termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Lombok Barat. Mataram memiliki posisi yang strategis karena menjadi salah satu kota pariwisata yang terkemuka di Pulau Lombok.

Mataram memiliki satu bandar udara, yakni Bandara Internasional Selaparang. Bandara Selaparang berada di Kecamatan Ampenan, sekitar 3 Km dari pusat kota Mataram. Area bandara tidak terlalu luas dan lokasinya dikelilingi oleh sawah serta perumahan penduduk. Bandara yang mulai resmi beroperasi pada tanggal 6 Agustus 1995 ini dikelola oleh PT. Angkasa Pura I.

Nama Selaparang diambil dari nama sebuah kerajaan tertua yang pernah ada di Pulau Lombok. Pusat kerajaan tersebut berada di desa Selaparang, Kecamatan Swela, Lombok Timur. Kerajaan Selaparang terkenal dengan armada lautnya yang sangat tangguh. Armada tersebut bahkan mampu mengusir Belanda yang hendak menduduki wilayah Selaparang. Ketika Selaparang dipimpin oleh putera mahkotanya, yakni Pangeran Pemayaman, wilayah kerajaan Selaparang telah mencakup seluruh Pulau Lombok dan juga Sumbawa.


Bandara Selaparang melayani rute penerbangan domestik dan internasional. Sejumlah maskapai domestik yang beroperasi di bandara ini antara lain Garuda Indonesia (Jakarta, Denpasar), Merpati Nusantara Airlines (Denpasar, Surabaya), Lion Air (Surabaya), Wings Air (Surabaya), Trigana Air Service, Batavia Air (Surabaya, Jakarta),  Citilink (Surabaya), dan Indonesia Air Trans. Untuk rute penerbangan internasional dilayani oleh maskapai Silk Air (Singapura).


Bandara Selaparang menurut rencana tidak akan lama beroperasi karena akan segera digantikan oleh Bandara Internasional Lombok yang berlokasi di Tanak Awu, Pujut, Lombok Tengah. Penutupan Bandara Selaparang direncanakan akan resmi diberlakukan mulai tanggal 30 September 2011 pukul 18.00 WITA.  Selanjutnya, bandara baru Lombok akan mulai beroperasi pada tanggal 1 Oktober 2011 pukul 10 WITA.


Seiring dengan rencana pemindahan bandara tersebut, pihak PT. Angkasa Pura I telah menyiapkan seluruh prosedur pemindahan peralatan dan perlengkapan dari Bandara Selaparang ke Bandara Internasional Lombok. Area Bandara Internasional Lombok lebih luas jika dibandingkan dengan Bandara Selaparang, yakni menempati area dengan luas 551 hektar dan mampu menampung 10 pesawat. Landasan pacunya juga bisa digunakan untuk pendaratan pesawat berbadan lebar semisal Boeing 737 dan Airbus 330.


 

Syamsudin Noor Banjarmasin

Bandar Udara
Kamis, 25 Agustus 2011 14:37

bandara syamsudin noorKota Banjarmasin adalah ibu kota Propinsi Kalimantan Selatan yang luas wilayahnya lebih kecil daripada Jakarta Barat. Banjarmasin merupakan kota pelabuhan dan memiliki terminal peti kemas yang masuk dalam 10 besar terminal peti kemas se-Indonesia.

 

Kota Banjarmasin hanya memiliki satu buah bandar udara, yakni Bandara Domestik Syamsuddin Noor (BDJ). Bandara ini terletak di Kelurahan Syamsuddin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, berjarak sekitar 25 Km dari Kota Banjarmasin. Sebelum Indonesia merdeka, bandara ini bernama Lapangan Terbang Ulin. Begitu Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1975 bandara tersebut ditetapkan untuk melayani penerbangan sipil dan namanya pun diubah menjadi Bandara Syamsuddin Noor.

 

Bandara ini hanya melayani penerbangan reguler dan baru melayani rute penerbangan internasional ketika musim haji tiba. Pengelolaan Bandara Syamsuddin Noor diserahkan kepada PT. Angkasa Pura I. Menurut Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan,  Bandara Syamsuddin Noor merupakan bandara terburuk se-Indonesia. Yakni menduduki posisi terakhir dari 40 bandara yang terdapat di Indonesia. Alasan utamanya, kondisi terminal penumpang domestik serta kualitas pelayanan di bandara tersebut sangatlah buruk.

Bahkan fasilitas yang tersedia di dalamnya juga belum cukup memadai. Termasuk pula kondisi landasan pacunya yang sering mengalami kerusakan.

 

Setiap harinya, bandara Syamsuddin Noor mampu menerbangkan penumpang rata-rata sejumlah 3000 orang dengan frekuensi penerbangan sebanyak 33 kali. Sejumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara tersebut yakni Batavia Air (Balikpapan, Jakarta, Surabaya), Citilink (Jakarta, Surabaya), Dirgantara Air Services (Balikpapan, Pangkalanbun, Pontianak, Sampit), Garuda Indonesia (Jakarta), Lion Air (Jakarta, Surabaya), Sriwijaya Air (Balikpapan, Surabaya, Jakarta), Wings Air (Surabaya), Merpati Airlines (Jakarta, Makasar), Riau Airlines (Kotabaru), Kalstar (Sampit), Trigana Air Service (Kotabaru), Pelita Air Service (Tanjung).

 

Fasilitas yang tersedia di Bandara Syamsuddin Noor antara lain berupa ATM, wartel, mini market, restoran, kafe, bank, dan waving gallery. Untuk mencapai bandara tersebut, Anda bisa menggunakan sarana transportasi publik berupa taksi dan angkutan umum. Informasi lebih lanjut mengenai Bandara Syamsuddin Noor bisa Anda dapatkan melalui nomor telepon (0511)705277 atau alamatnya di Jl. Angkasa Landasan Ulin, Banjarbaru.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

Halaman 1 of 5

Tiket Pesawat Internasional

Partner

http://karimunjawa.com/templates/getreserved/images/Shape5_GetReserved_logo.png